Urgensi Keterlibatan Wali Asuh dalam Dinamika Pendidikan di Pesantren

Alfi Najmatil Ilmy, Abd Hamid Wahid, Chusnul Muali

Abstract


Bahasa Indonesia:

Wali asuh dalam pesantren berperan dalam menanggulangi penurunan efektifitas kegiatan santri yang diakibatkan semakin banyaknya jumlah peminat pesantren modern dan semi modern dewasa ini. Intisari dari adanya wali asuh adalah sebuah ide pembaruan di pesantren sebagai upaya meningkatkan efektifitas kegiatan dan memudahkan pemantauan aspek psikis santri secara perorangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus di pesantren Nurul Jadid yang berlokasi di Kabupaten Probolinggo. Hasil penelitian menunjukkan beberapa strategi yang harus dilakukan wali asuh dalam perannya sebagai pengganti orang tua santri. Pertama, wali asuh melakukan pendekatan awal dengan menjadi pendengar yang baik santri asuh untuk menghimpun informasi tentang dunia kehidupannya. Kedua, pemeran wali asuh harus berbeda dengan pemeran pengurus harian untuk memberikan ruang pendekatan pribadi, bukan kolektif. Ketiga, wali asuh berperan pula sebagai motivator, konselor dan pengganti orang tua bagi santri asuh.

 

English:

Guardianship in pesantren functions to solve the decrease of effectiveness of santri’s activities along with the increase of new santri in number within modern and semi-modern pesantren. The core values of guardianship here is an innovation in pesantren to increase impact of activities and to make ease individual monitoring towards santri’s psychological and life aspects. This research implements case study approach to Pesantren Nurul Jadid located in Probolinggo Regency. Results show several strategies in the guardianship implementation in order to substitute parental roles. First, guardians act as listeners to santri in order to collect their life-aspect information. Second, guardians are individually different from those acting as pesantren daily committee member in order to provide more private approach to santri rather than a collective one. Third, guardians act as motivators, counselors, and parents for santri during their study in pesantren.


Keywords


Guardian; Counselor; Pesantren; Nurul Jadid;

Full Text:

PDF (Indonesian)

References


A.M., Sardiman. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2012.

Adz-Dzaky, Hamdani Bakrana. Konseling dan Psikoterapi Islam. Yogyakarta: Fajar Pustaka, 2002.

Amin, Samsul Munir. Bimbingan dan Konseling Islam. Jakarta: Amzah, 2010.

Asrori, M. Psikologi Pembelajaran. Bandung: Wacana Prima, 2007.

Awwaliyah, Hasan Baharun dan Robiatul. "Pendidikan Multikultural dalam Menanggulangi Narasi Islamisme di Indonesia." Jurnal Pendidikan Agama Islam (Journal of Islamic Education Studies), 2017: 224–243.

Aydin B., Sari Serkan V., Sahin M. "Parental Acceptance/Involvement, Self-Esteem and Academic Achievement: The Role of Hope as a Mediator." Cumhuriyet International Journal of Education-CIJE, 2014: 37-48.

Baharun, Hasan. Manajemen Strategi Peningkatan Mutu Pendidikan Pondok Pesantren (Studi Di Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton Probolinggo). Tesis Program Pascasarjana, Universitas Islam Negeri, 2006.

Baharun, Hasan. "Pendidikan Anak dalam Keluarga; Telaah Epistemologis." Pedagogik, 2016: 96–107.

—. Pengembangan Kurikulum : Teori Dan Praktik (Konsep, Prinsip, Model, Pendekatan Dan Langkah-Langkah Pengembangan Kurikulum PAI). Yogyakarta: Cantrik Pustaka, 2017.

Baharun, Hasan. "Total Moral Quality: A New Approach for Character Education in Pesantren." Ulumuna, 2017: 57–80.

Derald Wing Sue, Patricia Arredondo, and Roderick J. Mcdavis. "Multicultural Counseling Competencies and Standards." Journal of Counseling & Development, 1992.

Dini, F. O., dan Indrijati, H. "Hubungan antara Kesepian dengan Perilaku Agresif pada Anak Didik di Lembaga Pemasyarakatan Anak Blitar." Jurnal Psikologi Kepribadian Dan Sosia, 2014.

Djaali. Psikologi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara, 2007.

Exum, Jennifer Baggerly and Herbert A. "Counseling Children After Natural Disasters: Guidance for Family Therapists." The American Journal of Family Therapy, 2008: 79–93.

Geertz. Abangan, Santri, dan Priyayi dalam Masyarakat Jawa. Jakarta: Pustaka, 1981.

Hamalik, Oemar. Proses Belajar Mengajar. PT Bumi Aksara, 2001.

Handayani, W. Psikologi Keluarga. Jakarta: Pustaka Utama, 2006.

Heaven, P., dan Ciarrochi, J. "Parental Style, Gender and the Development of Hope and Self-Esteem." European Journal of Personality, 2008: 22.

Irwanto, Zain. "Perilaku Agresif dan Penangananya Melalui Konseling Islami." Jurnal Psikologi Pendidikan & Konseling, 2017.

Kushman J.W. et.al. This isn’t the Place for Me: School dropout. Alexandria: American Counselling Association, 2000.

Marzuki. Prinsip Dasar Akhlak Mulia Pengantar Studi Konsep-Konsep Dasar Etika dalam Islam. Yogyakarta: Debut Wahana Press, 2009.

Mu’niah. Materi Pendidikan Agama Islam untuk Perguruan Tinggi. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media, 2011.

Muali, Chusnul. "Rasionalitas Konsepsi Budaya Nusantara dalam Menggagas Pendidikan Karakter Bangsa Multikultural." Jurnal Islam Nusantara, 2017: 105–117.

Mudjiono, Dimyati dan. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta, 2009.

Muhakamurrohman, Ahmad. "Pesantren: Santri, Kiai, dan Tradisi." Jurnal Kebudayaan Islam, 2014.

Muhibbin, S. Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2002.

Mulyasa. Standar Kompetensi dan Sertifikasi Guru. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2008.

Ngalim, P. Psikologi Pendidikan. Bandung: Sinar Baru Algesindo, 2007.

Notosoedirdjo, M. dan Latipun. Kesehatan Mental. Malang: UPT Universitas Muhammadiyah, Malang Press, 2011.

Papalia, D. E., Wendkos, S., dan Feldman, R.D. Human Development. Jakarta: Kencana, 2008.

Peters, R. S. The Concept of Motivation. London: Routledge, 1958.

Pranowo, M. Bambang. Islam Faktual, Antara Tradisi dan Relasi Kuasa. Jakarta: Adicita Karya Nusa, 1998.

Putri Risthantri, Ajat Sudrajat. "Hubungan Antara Pola Asuh Orang Tua Dan Ketaatan Beribadah Dengan Perilaku Sopan Santun Peserta Didik." Jurnal Pendidikan IPS, 2015.

Restu, Y. dan Yusri. "Studi tentang Perilaku Agresif Siswa di Sekolah." Jurnal Ilmiah Konseling, 2013: 243–249.

RI, Departemen Agama. Cordova Al-Qur’an dan Terjemah. Bandung: PT. Sygma Examedia Arkan leema, 2009.

Shaffer, DR & Kipp K. Developmental Psychology: Childhood and Adolescence, 9th Edition. Canada: Wadswort Cengage Learning, 2014.

Shorey, H.S., Snyder, C. R., Yang, X. & Lewin, M.R. "The Role of Hope as a Mediator in Recollected Parenting, Adult Attachment and Mental Health." Journal of Social and Clinical Psychology, 2003: 685-715.

Subhan, Arief. Lembaga Pendidikan Islam Indonesia Abad ke-20 Pergumulan Antara Modernisasi dan Identitas. Jakarta: Kencana, 2012.

Ujiningsih dan Antoro, S.D. "Pembudayaan sikap sopan santun di rumah dan di sekolah sebagai upaya untuk meningkatkan karakter siswa." Temu Ilmiah Nasional Guru II 2010 Universitas Terbuka. 2010. 2.

Waluya, O. D., dan Rakhmadianti, A. K. "Perilaku Agresif ditinjau dari Jenis Tontonan Film pada Siswa SMAN 70 Jakarta Selatan." Jurnal Psikologi, 2008.

Yusuf, S. Psikologi Perkembangan Anak & Remaja. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2008.

Zahra, Akmal Mundiri dan Irma. "Implementasi Metode STIFIn Dalam Meningkatkan Kemampuan Menghafal Al-Qur’an Di Rumah Qur’an STIFIn Paiton Probolinggo." Jurnal Pendidikan Agama Islam (Journal of Islamic Education Studies), 2017: 201.




DOI: http://dx.doi.org/10.15642/jpai.2018.6.1.44-66

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Jurnal Pendidikan Agama Islam (Journal of Islamic Education Studies)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Indeks:

Jurnal Pendidikan Agama Islam; address: UIN Sunan Ampel Surabaya, Jl. A. Yani 117 Surabaya, Jawa Timur, Indonesia, 60237; email: jpai@uinsby.ac.id

issn(p) 2089-1946 & issn(e) 2527-4511



View My Stats